:: Sponsored ::


:: Statistic ::


Web Page Counter
Since 25.01.2006
Since 17.Aug.2005

visitor online

:: MP3 Player ::
Tam's MP3 Player
:: Tam's IndoHitz ::
:: Quotation ::
:: Blog Map ::
My Location
:: The Story ::


Never Say Never Again
<$BlogDateHeaderDate$>
Jangan pernah mengatakan tidak akan pernah lagi.
------------
Memang akan ada hal-hal yang kita janjikan kepada diri sendiri untuk tidak akan pernah kita lakukan lagi. Tetapi, kesungguhan itu seyogyanya ditetapkan untuk hal-hal yang hanya akanmendatangkan keburukan.

Kita sering membatasi kemungkinan pencapaian kualitas hidup yang baik, karena kita membatasi hal-hal yang akan kita lakukan, atau mengesampingkan
orang-orang tertentu dari rencana-rencana kita.

Padahal, segala sesuatu masih bisa berubah.
Yang dulunya menyakitkan, bisa saja sekarang adalah hal termanis yang bisa kita dapatkan.
Atau yang selama ini sangat kita percayai - bisa saja nanti menjadi sumber dari kelalaian terbesar kita.

Orang mengatakan bahwa waktu menyembuhkan semua penyakit.
Tetapi obat yang digunakan oleh waktu - adalah harapan.
Sehingga dia yang mengatakan 'tidak akan pernah lagi' - telah sebetulnya mematikan harapannya sendiri, dan dengannya dia mengesampingkan pengobatan bagi penyakit-penyakit hidupnya.

Jangan pernah membuat keputusan dalam emosiemosi ekstrem.
----------
Sebetulnya, emosi yang menjadikan keputusan kita sebagai penyesalan itu - bukan hanya kemarahan.
Berhati-hati pula lah Anda, bila Anda menemukan diri Anda sedang dalam perasaan sangat bergembira, sangat sedih, sangat cemburu, dan sedang sangat menggila kecintaan Anda kepada seseorang atau sesuatu.

Pada semua emosi itu, kita cenderung untuk membuat keputusan yang berlebihan lebih-nya, atau berlebihan kurang-nya.

Harapan adalah harta terakhir kita.
------------------
Tidak ada orang yang bisa dikatakan miskin, selama dia memiliki harapan.
Dan bandingkan lah, siapa kah yang lebih menarik untuk menjadi rekan se-perjalanan; seorang fakir yang riang karena harapan- harapan baiknya, atau seorang putra raja yang mengeluhkan ketidak-jelasan sikap ayahandanya mengenai siapa yang nanti akan menggantikan beliau di singgasana.

Karena Beliau Yang Memelihara Alam ini tidak beristirahat dalam memastikan pemenuhan kebutuhan dari setiap saudara kita
yang terlemah pun - maka dia yang berputus-harapan telah sesungguhnya membatalkan sifat BeliauYang Maha Merahmati.

Janganlah Anda jadikan kekecewaan Anda sebagai penghalang bagi kemungkinan-kemungkinan Anda.
----------------
Apakah mereka yang mengecewakan Anda itu, yang mungkin juga sedang merayakan dengan tawa tersembunyi atas keberhasilannya dalam merendahkan Anda itu - akan bersimpati bila Anda menjadi pribadi yang gagal?

Bukankah mereka telah juga membuang sebagian dari kita yang lain - dari kebersamaan yang seharusnya saling menyejahterakan?

Pikirkanlah, bukankah Anda hanya akan menjadikan mereka lebih bergembira dengan pelemahan hati Anda oleh Anda sendiri?

Jangan biarkan mereka berhasil melengkapkan kekejaman mereka atas diri Anda.
Jangan katakan 'tidak pernah.' Katakanlah, 'apa yang harus aku lakukan untuk menjadikan perendahan ini sebagai awal dari kenaikan-ku.'

Kebahagiaan mudah datang kepada dia yang jelas dalam kecintaannya, jelas dalam pekerjaannya, dan jelas dalam harapannya.
--------------
Dia yang tidak pernah tegas mengenai apa yang dicintainya, tidak tegas mengenai apa yang dikerjakannya, dan tidak tegas mengenai apa yang diharapkannya - akan sulit menemukan kebahagiaan.
Tetapi bila Anda tegas dalam mengerjakan yang betul-betul Anda cintai, dan Anda melangkahi semua kesulitan - melalui jembatan harapan Anda; maka apa kah yang sebetulnya masih bisa memperlambat perjalanan Anda?

Jangan katakan 'tidak akan pernah.'
-------------
Katakanlah, tidak ada rasa sakit di hati ini - yang bisa menjadikanku lemah.
Perhatikanlah, bahwa mereka yang benar-benar besar - tidak akan pernah mengecilkan orang lain. Dan mereka yang kecil, tidak akan tulus membiarkan orang lain menjadi besar.
Bila Anda dikecilkan, itu pasti oleh orang kecil.
Dan hanya orang kecil yang sakit bila disakiti oleh orang kecil.

(Sumber: Mario Teguh, Becoming A Star)

posted by .:: me ::. @ 5:39:00 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
:: My Profile ::

... m.y.z.t.e.r.i.o.u.z ...
... click my profile ...
... please don't click ...




Join me on Friendster!

Chat 

With Me
:: Wisdom ::

When we succeed, we are thankful. When we fail, we are also thankful.
The happiness and wealth are in the thankful attitude itself.
[Saat sukses kita bersyukur. Saat gagalpun kita bersyukur.
Sesungguhnya kebagiaan dan kekayaan sejati ada pada rasa bersyukur.]"

Love and attention is power! If all us are willing to share love and attention towards people arounds us, then life will be happier and more meaningfull.
(Cinta dan perhatian adalah kekuatan! Jika setiap hari kita mau memberikan cinta dan perhatian kepada orang-orang di sekeliling kita hidup akan lebih bermakna).

Terkadang manusia terlebih dahulu tenggelam dalam keputusasaannya.
Dengan emosinya mereka mengatakan bahwa masalah yang mereka hadapi sangatlah berat.
Sesungguhnya jika mereka yakin dengan usaha mereka, niscaya Tuhan pasti menjawabnya.

Salah satu cara yang paling efektif untuk memperbaiki diri adalah dengan mengingat dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan.
Karena mungkin saja kesempitan yang dialami saat ini adalah buah dari kesalahan masa lalu dan kita belum memohonkan ampun kepada Allah.

The future is not a result of choices among alternative paths offered by the present, but a place that is created – created first in the mind and will, created next in activity.
The future is not some place we are going to, but one we are creating. The paths are not to be found, but made, and the activity of making them, changes both the maker and the destination.[John Schaar].
:: Recent Post ::
:: Archives ::
:: Menu ::
:: LETTO Fans Blog ::
:: NIDJIholic Blog ::

Click Slide Show
:: Friends ::
:: Games ::
:: Powered By ::

BLOGGER
2006, Ver. 4.0, Design by: Tamtomo~ Email: TamtomoMail~ Please Send Your Comment About Our Blog